Perkara Lampu Motor

Kalo dipikir-pikir rasanya kewajiban menyalakan lampu motor di siang hari memang seperti hal yang sia-sia. Selain seperti tidak ada manfaatnya, menyalakan lampu cenderung termasuk pemborosan energi. Tapi sebelum penilaian itu menjadi final coba kita lihat secara kompherensif kenapa aturan ini diterapkan.

Setiap kebijakan atau aturan dibuat untuk melindungi kepentingan publik. Aturan tentang berkendara tentu dibuat untuk melindungi pengendara itu sendiri serta lingkungan sekitar kendaraan. Biasanya ada dua bentuk pendekatan atas proteksi yang diharapkan dari aturan berkendara. Satu, menghindari risiko kecelakaan. Dua, mengurangi dampak dari risiko kecelakaan itu jika benar-benar terjadi.

Kenapa kita diwajibkan untuk menggunakan helm, tentu hal ini dilakukan sebagai bentuk proteksi mengurangi dampak kecelakaan, jika kecelakaan terjadi, kepala pengendara diharapkan bisa tetap terlindung. Lalu dimana letak proteksi penyalaan lampu utama di siang hari?

Menyalakan lampu dilakukan guna menghindari risiko kecelakaan. Refleks saat mengemudi dari apa yang kita lihat, menentukan seberapa cepat respons kita saat melaju dalam kecepatan tertentu. Dengan menghidupkan lampu pada siang hari maka akan sangat membantu para pengendara melihat dari jauh sepeda motor yang datang dari arah depan dan terutama arah samping dan belakang melalui kaca spion.

Alasan ilmiahnya karena cahaya memiliki kecepatan 300 ribu kilometer per detik. Sedangkan kecepatan suara hanya 344 meter per detik. Saat menyalakan lampu walau terang hari, akan segera terlihat kendaraan lain melalui spion daripada membunyikan klakson.

Menyetujui aturan ini, tidak serta merta sepakat dengan fenomena setelahnya. Misal pabrikan motor yang baru akhirnya tidak memberi opsi off pada lampu utama. Padahal dibeberapa momen ini cukup mengganggu, secara sosial bisa dianggap tidak sopan, misalnya pada saat melewati kerumuan orang di gang sempit di malam hari dengan lampu utama yang menyala. Dan kebijakan pabrikan ini perlu dikaji.

Tidak perlu dipaksa, biar aturan dilaksanakan dengan penuh kesadaraan. Karena bagi orang-orang yang mandiri, mereka sangat sadar bahwa aturan dibuat untuk memberi proteksi bukan malah membebani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hai, ada yang perlu kita diskusikan lebih lanjut?
Powered by